preloder
Pahlawan dalam Keluarga
Siapa yang Photo Hayo?

Kelak jalanan itu akan menjadi saksi. Setiap tikungan yang terlewati menjadi sejarah. Jalan dan tikungan yang terlewati dalam menjalani profesi sebagai “tukang ojek” mengantar buah hati ke sekolahnya. Profesi baru semenjak anak-anak memasuki dunia sekolah, selain profesi tetap sebagai ibu rumah tangga. Sebuah profesi yang penting dalam perkembangan si buah hati.

Insya Allah, 20 Tahun lagi dari hari ini, jalanan, tikungan dan apapun yang ada disitu akan berkata “selamat ya, atas keberhasilan dan kesuksesan si buah hati” Ah, sepertinya itu yang menjadi “bayaran” setiap tukang ojek seperti saya. Hem,…masih beruntung sepertinya bagi anak-anak jaman sekarang, dibandingkan masa-masa bapak-ibunya dulu, dimana pergi ke sekolah harus jalan kaki berkilo-kilo. Atau naik angkutan “bis tuyul” bagi yang uang sakunya cukup.

Saya menikmati sekali kesempatan ini dimana tidak semua ibu mampu dan mau melakukannya. Saya tidak terjebak pada pragmatisme hidup sebagai wanita karier dimana karena kesibukan harus menyerahkan hidup anak dan keluarga pada sosok pembantu.

Hidup cuman sekali dan paling lama mungkin 100 tahun. Jadi, saya ingin menjadi sosok ibu yang sejati. Menjadi pahlawan bagi keluarga. Itu saja. !

Saya menunggu, kelak putra-putriku akan mengajaku melewati jalan itu kembali dengan suka cita. Dan akan aku ceritakan kembali bagaimana saat dulu untuknya.