preloder

Nakamura The Healing Therapy

“Jauh lebih sulit untuk membuat orang sehat daripada membuat mereka sakit. (DeForest Clinton Jarvis)”

Gaes, aktifitas harian kita dalam mencari rejeki demi memenuhi kampung tengah yang bernama perut dan kebutuhan hidup lainnya membutuhkan energi yang besar. Tubuh dipacu terus menerus untuk bergerak, pun demikian juga dengan pikiran yang tak henti-hentinya untuk berfikir.

Seringkali tubuh menjadi sangat lelah, kan? Bahkan dalam kondisi tertentu dimana daya tahan tubuh menurun maka endingnya adalah sakit. Kalau sudah begini, aktifitas akan terganggu bahkan terhenti. Ketika sakit inilah barulah kita menyadari nilai sebuah kesehatan. Begitu bukan?

Percayalah gaes, tubuh itu membutuhkan istirahat, perlu rileks dan perawatan. Tidak saja dalam ketika dalam keadaan sakit tetapi juga ketika sehat. Caranya sederhana kok, cukup istirahat, makan makanan yang bergizi dan ciptakan pikiran dalam keadaan rilek dan fresh. Tetapi beda orang pasti beda cara, kan gaes. Kalau saya sih enggak harus piknik jauh gitu. Saya lebih menyukai melakukan pijat terapi.

Kenapa Pijat
Bukan rahasia lagi gaes kalau pijat adalah trilogi seni perawatan tubuh yang memuat tiga element sekaligus meliputi perawatan, pengobatan dan rileksasi yang telah dilakukan manusia sejak dulu kala. Banyak fakta menunjukkan kok kalau pijat merupakan aktifitas tertua yang dilakukan manusia. Aktifitas ini telah dilakukan sejak berabad-abad silam, bahkan bisa jadi telah dikenal sejak awal manusia diciptakan.

Sebuah catatan medis Cina, Con-Fu dari Toa-Tse, yang diketemukan sekitar tahun 1800 SM menyebutkan bahwa pijat telah berkembang sejak 4000 tahun lalu. Catatan tersebut menggambarkan secara rinci penerapan teknik pijat untuk tujuan terapi.

Bukti-bukti lain adalah ditemukannya gambar pijat tangan dan kaki di lukisan dinding sebuah kuburan di Mesir pada tahun 2330 S.M. Nah, kalau di Nusantara yang kita cintai ini gaes, jejak aktifitas pijat tergambarkan dengan jelas pada relief candi Borobudur dan candi Prambanan yang menujukkan kebiasaan raja maupun ratu sedang dipijat oleh para dayang-dayang pada waktu itu. Coba tebak tahun berapa kedia candi itu didirikan.
Pijat adalah Seni Kesehatan Sejak Dulu

 

Manfaat Pijat

Sangat bermanfaatlah, gaes. Orang melakukan terapi pijat secara umum untuk menghilangkan rasa sakit, mengembalikan kesegaran tubuh serta membantu mendapatkan kondisi rileks dan nyaman untuk menghilangkan stress (mengurangi kadar kortisol dan pelepasan serotonin di otak).

Bahkan bila menggunakan teknik-teknik tertentu, pijat malahan mampu mendeteksi dan menyembuhkan berbagai macam penyakit fisik. Itulah kenapa pijat oleh banyak orang menjadi salah tujuan pengobatan alternatif untuk penyakit-penyakit tertentu, kita mengenalnya dengan sebutan terapi pijat atau pijat terapi.

Pijat juga sangat bermanfaat untuk rehabilitasi dan pencegahan suatu cedera, meredakan sakit dan nyeri, mempercepat penyembuhan nyeri otot, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, membantu mengatasi kecanduan rokok dan lain sebagainya. Tuh, banyak kan?

 

Nakamurai Seitai

Secara medis tubuh memang mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Namun, apabila kita membutuhkan dukungan kesembuhan melalui terapi pijat, maka berhati-hatilah, jangan pijat disembarang tempat. Menurut saya sih, sebaik-baiknya pijat adalah yang sehat dan alami, menggunakan teknik-teknik khusus untuk membantu menyelaraskan daya sembuh dalam tubuh. Istilah populernya adalah Seitai atau The Body Adjustment Therapy.

Kalau kamu mencari yang seperti ini, kamu mesti ke Nakamura Holistic Therapy, gaes. Nakamura adalah pelopor pijat Seitai di Indonesia. Seitai (The Body Adjustment Therapy) adalah teknik pijat pengobatan tradisional Jepang yang bertujuan untuk menyelaraskan tubuh secara ALAMI sehingga tercapai kesehatan tubuh dan jiwa.

Teknik Seitai disebut alami karena perosenya tidak menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya tetapi hanya menstimulir titik-titik akupuntur (tsubo) dengan sentuhan jari, tangan dan bagian tubuh yang lain untuk memperlancar aliran Qi dan aliran darah yang kurang lancar karena penyumbatan, entah karena faktor psikologis karena stress, takut, tegang dan lelah mental maupun faktor fisiologis karena penyakit kronis, kelelahan fisik, pegal dan capek.

Teknik Seitai ini berkembang dan sangat populer di Jepang sejak tahun 1602 dan diwariskan secara turun temurun hingga saat ini. Guru besar dari Seitai modern adalah Haruchika Noguchi (1911-1976) yang membuat Seitai menjadi sangat popular di Jepang maupun di manca Negara.

Perkembangan Seitai di Indonesia tidak terlepas dari peran Gus Minging D.S., Psi., pendiri Nakamura Holistic Therapy. Gus Minging mulai mengenal Seitai di kota Kagoshima dengan belajar langsung kepada Miyata Testuro Sensei yang merupakan murid dari Nakayama Sense.

Seitai terapi ini dapat membantu pasien menyembuhkan dan mencegah berbagai penyakit fisik yang berhubungan dengan saraf dan kepala, panca indera, otot dan tulang, pernapasan, pencernaan, kandung kemih dan organ seksual hingga segala sesuatu yang berhubungan dengan wanita. Lengkapnya seperti gambar dibawah ini, gaes.

Manfaat Terapi Seitai

Sensasi Terapi Setai di Nakamura Amplaz Jogja

Orang mau pijat terapi memang kudu memilih, gaes. Kalau tidak memilih dengan baik, bukannya rilek dan sehat yang kita dapatkan tetapi malah tambah sakit. Apalagi kalau terapisnya tidak dibekali dengan teori “pijat-memijat” dengan baik. Udah gitu tempatnya nggak nyaman lagi. Jangan sampai deh memilih tempat pijat yang begitu.

Pijat Sehat Alami di Nakamura

Sebagai ibu rumah tangga yang sedang merintis usaha kuliner, energi yang dibutuhkan sangat besar setiap harinya, dari pagi hingga malam. Bila tubuh mulai terasa capek, pegal-pegal dan kepala jadi berat gitu, saya dan keluarga pilih tempat terapinya pasti di Nakamura.

Sebenarnya di Jogja ada dua gerai Nakamura. yakni di Komplek Ruko Pandega, Ringroad Utara, deket dengan tempat karaoke mbak In*l, dan di Lower Ground Ambarukmo Plaza (Amplaz), jalan Laksda Adi Sucipto.

Dua gerai Nakamura di Jogja ini mempunyai jenis layanan terapi yang sama. Kurang lebih 17 – 19 jenis layanan mulai dari kepala sampai kaki, bahkan juga masalah-masalah kewanitaan. Dulu, saya sering Seitai pundak dan leher atau Seitai Jepang di gerai Nakamura Pandega. Kebetulan suami saat itu masih kerja di sebuah dealer otomotif dan sering ngadain kegiatan bersama leasing sepeda motor roda dua yang kantornya satu komplek dengan Nakamura Pandega, jadi kesananya numpang suami gitu.

Setelah saya dan suami berwiraswasta di daerah kalasan, terapi berlanjut di gerai Ambarukmo Plaza (Amplaz). Lumayan deket dengan tempat saya, gak nyampai 15 menit. Selain itu tempatnya juga mudah dijangkau pakai transportasi apa saja baik kendaraan pribadi, taksi maupun angkutan umum transjogja.

Nakamura Amplaz berada di Lower Ground (lantai bawah) No. 33. Satu blok dengan tenant-tenant handphone. Kalau kamu kesini jangan kepagian ya gaes. Kalau kepagian kamu pasti akan tertahan di luar karena “open gate”-nya management Amplaz itu jam 10.00 WIB.

Di front office Nakamura, kamu akan ditanya keluhannya apa. Kamu juga bisa langsung tunjuk jenis terapi yang kamu inginkan melalui leaflet yang disediakan dengan kategori harga Executive atau VIP. Setelah resgistrasi selesai, kamu akan diantar masuk ke tempat terapi.

Nakamura Amplaz tempatnya bersih dan rapi. Ruanganya terang temaram. Kurang lebih ada 15 area terapi dengan jumlah terapis juga kurang lebih segitu. Begitu masuk ruangan, kamu akan disambut dengan suara gemricik air dan alunan musik terapi yang mengahanyutkan. Proses terapi diawali dengan mengecek tekanan darah kamu gaes. Setelah itu lanjut ke terapi intinya. Dijamin kamu nanti akan tertidur dengan rileknya..

Terakhir ke Nakamura Amplaz, saya terapi leher dan pundak. Sudah beberapa hari ini memang rasanya pegal, capek dan berat gitu. Saya diterapi sama mbak Oka yang asli Sragen. Cantik dan ramah orangnya. Dia hanya sempat cerita sudah 1 tahun menjadi terapis di Nakamura. Setelah itu saya enggak ingat apa-apa karena saking rileksnya jadi ketiduran, wusssss….. mimpi ketemu Tom Cruise.

Ups…hanya dengan Rp. 60.500,- (sudah termasuk tax), saya terbangun dalam keadaan rileks, ringan dan ketegangan otot di leher dan pundak mereda. Ini dia video dan beberapa fotonya.

Yang paling saya suka ketika terapi disini adalah prosesi terapinya enggak mensyaratkan untuk buka baju dan hijab serta tidak meninggalkan bau di tubuh. Jadi, kalau pun berlanjut jalan-jalan sampe kaki bengkak di Amplaz misalnya, orang disekitar kita gak bakalan tahu kalau habis terapi. Selain dua alasan itu, berikut alasan kenapa saya memilih Nakamura sebagai tempat terapi pijat keluarga.

8 Keuntungan Pijat di Nakamura

 

Kamu juga mesti buktiin dan rasaiin sensasi pijat terapi Setai Nakamura di Jogja atau di gerai terdekat di kota kamu, gaes. Saya pikir hampir semua gerai mempunyai standart yang sama.

Paling Cantik dan Fashionable
Sedunia !

Cari Tahu di sini !

Smartphone Idaman 2018

Pin It on Pinterest