preloder
Rumah Sahabatku

Dunia maya itu seperti dua sisi mata uang, siang dan malam dan bisa saja baik dan jahat. Sangat tergantung pada niat dan hasrat masing-masing.  

Apa yang didapat dengan ikut gegap gempitanya dunia maya sebagai seorang blogger ? Kapasitas saya sebagai newbie yang berumur tak lebih dari tiga bulan, rasa-rasanya tidak berhak sama sekali memberikan jawaban, mewakili mereka yang sudah senior.

Bagi saya sendiri, apa yang saya dapatkan ternyata melebihi expektasi. Sejak memberanikan diri masuk dunia blogger beberapa bulan lalu atas dukungan suami, ternyata saya mendapatkan banyak manfaat yang sesungguhnya tidak terduga sebelumnya. Teman, kenalan, dapat mengeluarkan uneg-uneg dalam bahasa tulisan atas apa yang saya lihat, saksikan dan pikirkan adalah beberapa manfaat yang saya dapat.

Selain itu, saya belajar banyak dari tulisan-tulisan mereka yang sangat berguna untuk menambah referensi pengetahuan tertentu. Dari situlah akhirnya saya mengenal istilah seperti Give Away, template blog, RSS Feed dan lain-lain yang sesungguhnya jauh dari istilah-istilah bumbu dapur seperti lombok, garam, kecap, sayur mayur dan sejenisnya yang melekat dalam diri seorang ibu rumah tangga.

Salah satu yang mengasikan adalah menyediakan waktu untuk bersillahturrahim secara virtual dengan mengunjungi blog-blog teman-teman yang lain, mencermati isinya dan meninggalkan jejak berupa pesan tertentu terkait isi postingnya lalu pulang membawa pengetahuan baru.

Banyak dari teman-teman blogger yang akhirnya melakukan kunjungan balik dan melakukan hal yang sama yakni meninggalkan pesan dikolom komentar. Tak sedikit juga yang acuh. Akan tetapi saya tidak jera untuk mengunjungi siapapun dan meninggalkan jejak berupa komentar sesuai kemampuan saya mencerna isi posting.

Berawal dari situ akhirnya saya berfikir untuk mendokumenasikan “tamu-tamu” blog saya dalam dalam sebuah rumah virtual tertentu agar saya bisa melihat postingan terbaru mereka yang tentu akan bermanfaat bagi saya. Semangat ini terinspirasi setelah mengunjungi blognya  Mak Monda Siregar. Dengan rapinya Mak Monda menyusun tamu-tamu blognya. Terima kasih mak, you are a smart blogger !

Akhirnya, semua tamu-tamu di blog yang meninggalkan komentar, saya masukan ke dalam tempat yang bernama ” RUMAH SAHABAT“. Saya mengambil RSS Feed masing-masing blog untuk lima posting terbarunya. Karena keterbatasan saya, pengambilan RSS Feed tersebut saya lakukan secara manual dan belum bisa secara otomatis. Entah bagaimana caranya untuk sampai kesitu.

Saya hanya bermaksud memberikan penghargaan bagi teman-teman blogger yang telah berinteraksi dengan saya selama ini untuk menjadi bagian dari kehidupan saya, tanpa tendensi apapun yang merugikan. Walaupun demikian apabila ada teman yang merasa keberatan, saya sangat terbuka untuk menerima keberatan itu.

Silahkan bagi yang mau ngecek rumah virtual tersebut dengan mengikuti tautan berikut :

Rumah Sahabat

paper torn

Jengyuni.com adalah personal website yang dibangun dari “ketidaktahuan” dan “keterlambatan” memasuki dunia digital. Di saat orang-orang sudah membuat startup yang menghasilan dollar bertumpuk-tumpuk,
jengyuni masih asik soscmed-an dan malah hanya membaca keberhasilan orang lain di portal-portal berita
melalui layar smartphone yang besarnya tak lebih dari 5 inc.