preloder
desain rumah

Saya masih punya banyak stock mimpi yang belum teraih. Mimpi-mimpi tesebut adalah akumulasi harapan sejak masih gadis. Saya mencatatnya secara detail dalam selembar kertas yang saya baca disetiap tafakurku. Syukur Alkhamdulillah, banyak juga mimpi yang sudah terwujud.

Beberapa mimpi itu nampak impossible dan sulit untuk diraih . Saya sepertinya telah terprovokasi peribahasa yang berbunyi ‘gantungkan mimpimu setinggi langit’. Uh…, tapi biarlah paling tidak saya masih punya mimpi-mimpi yang membuat hidup terus bergairah.

Banyak orang bilang kalau meraih mimpi itu berpacu dengan usia maka harus ngotot dalam mengejarnya. I don’t believe it very much-lah. Memangnya siapa yang tahu usia manusia, sih? Saya lebih percaya kalau mimpi itu hanya perlu diingat-ingat terus menerus. Kenapa demikian? Mengingat mimpi, secara tidak langsung akan mengarahkan hidup kita ke arah mimpi tersebut, maka munculah upaya dan usaha. That’s it !

..And then, mimpi apa yang belum tercapai? Selain mengunjungi Mekah, ada satu mimpi yang belum tercapai yakni memodifikasi rumah dengan design sendiri . Kenapa harus dengan design sendiri ? Tentu saja agar menghasilkan sentuhan yang lebih personal dan pribadi . Ini erat hubungannya dengan satisfaction alias kepuasan.

Suami sangat setuju dengan hal ini mengingat anak-anak sudah tumbuh besar yang tentu saja membutuhkan kamar secara pribadi, tempat belajar yang nyaman, ruang keluarga yang mengasikan serta ruang-ruang lain yang sejak dulu kami idam-idamkan.

Terkait dengan rumah, saya memang yang lebih dominan dibandingkan suami baik mengenai layout, warna serta pernak-pernik lainnya. Seleranya kami sedikit berbeda akan tetapi suami membebaskan saya menata dan mendesign sekehendak hati saya. I love you, my husband !

Modifnya bagaimana ?
Modifikasi yang saya maksudkan adalah menambah dan merubah beberapa bagian rumah induk. Paling tidak, ada 6 titik yang menjadi mimpi saya. Walaupun demikian tetap menggunakan prinsip minimalis.

1. Memodifikasi Carport

Saya ingin sekali memodifikasi carport yang berukuran 6 x 12 m menjadi dua lantai & dua kamar. Terasnya dibuat menghadap ke depan dan belakang. Kebetulan sekali view belakang rumah adalah area persawahan. Bila cuaca sedang bagus, maka dapat melihat puncak merapi yang berasap dengan indah;

desain rumah
desain rumah

2. Memodifikasi Teras Samping ;

Teras samping rumah saya lumayan lebar yakni sekitar 8 meter. Saya bercita-cita teras samping rumah dapat difungsikan sebagai tempat bermain dan belajar anak-anak kecil dilingkungan kampung bila siang hari. Modifikasi pada teras rumah adalah merubah plafond, penambahan meja dan kursi serta rak buku untuk perpustakaan mini;

desain rumah
desain rumah

3. Memperbaharui Ruang Sholat

Sementara ini ruang sholat hanya cukup menampung 3 orang. Dengan semakin besarnya anak-anak maka dengan ukuran tersebut sulit untuk dipergunakan berjamaah. Oleh karena itu perlu untuk diperlebar agar dapat dipakai untuk berjamaah sebanyak 5-6 orang dewasa; Memperlebar ruang sholat harus rela mengurangi space ruang tengah yang selama ini dipakai untuk buku-buku dan sejenisnya.

desain rumah
desain rumah

4. Memperbaharui Pagar Depan ;

Saya sangat suka dengan bentuk pagar rumah yang terbuat dari metal dan minimalis. Mimpi saya adalah merubah pagar depan rumah menjadi seperti pada design gambar berikut, baik bentuk maupun warna catnya agar berkesan sederhana tetapi bersahaja ;

desain rumah
desain rumah

5. Memodifikasi Halaman Belakang;

Masih ada sisa space sekitar 3 meteran di belakang rumah. Sepertinya akan sangat mengasikkan bila dibuat taman sederhana dengan air mancur dan kolam kecil. Selama ini space tersebut hanya dipakai untuk jemur pakaian dan barang-barang bekas

desain rumah
desain rumah

6. Ruang Multimedia Keluarga (Internet & Home Theater);

Ruangan ini berfungsi untuk berkumpul dan relaks. Tentu saja yang harus ada adalah mini home teater, jaringan internet dan lain sebagainya. Ruang Multimedia ini rencananya memodifikasi ruang tengah yang sudah ada saat ini.

desain rumah
desain rumah

Well, biayanya berapa dan bagaimana ?

Dengan fluktuasi harga-harga seperti saat ini agaknya membutuhkan biaya yang lumayaan besar. Mungkin 100 juta, 200 juta atau entah berapa. Kayaknya memang perlu speak-speak dengan mimpiproperti.com agar dapat pencerahan.

Yang jadi masalah adalah duitnya dari mana? Rasa-rasanya ‘gak mungkin dapat transferan begitu saja dari Menteri Perumahan Rakyat Republik Indonesia atau capres yang menang. Apalagi mengharap tiba-tiba jatuh sendiri dari langit. Itu sama halnya menunggu Onta Bertelur alias Impossible.

Walaupun demikian, saya mempunyai sarana untuk mewujudkannya ialah keyakinan dan melibatkan Tuhan dalam perencanaanya. Insya Allah, semuanya akan dimudahkan suatu saat kelak. Mungkin ceritanya sama dengan rumah yang kami tempati saat ini yakni buah keyakinan, doa dan usaha setelah menjadi kontraktor selama 7 kali sejak menikah, tahun 2002.

Ini dia, visualisasi mimpi modifikasi rumah idaman yang saya design sendiri dalam bentuk jpeg dan video. Designnya saya buat dengan menggunakan software 3 Dimensi. Walaupun amatiran dan tidak sesempurna para arsitek, tetapi cukup memberikan gambaran bagaimana bentuk yang saya inginkan. Lagian memang dibuat di dapur, disela-sela menyiapkan masakan buat keluarga, jadi begitulah ! Tetapi puas banget rasanya menggambar sendiri mimpi itu.

Ada yang mau minjamin modal untuk mewujudkan Mimpi Memodifikasi Rumah Idaman Dengan Design Sendiri ?