preloder

Sekilas tak ada yang istimewa dari seorang Boby Berliandika, laki-laki berumur 19 tahun asal Situbondo Jawa Timur. Secara fisik, Boby memang jauh dari kesan seperti orang kota (atau artis) yang serba ‘kerumatan’. Tubuhnya ceking, tak terlalu tinggi, kurus, berkulit gelap serta dekil. Bisa jadi karena itulah Beby Romeo dan Ahmad Dhani ‘menganggap remeh’ Boby ketika naik ke atas panggung Audisi X Factor (3/4/2015).

Dari cara jalannya sudah memunculkan semacam olok-olok dari Beby Romeo. Olok-olok kemudian berlanjut ke bagian wajah. Walaupun diperhalus dengan bahasa ‘wajah penuh dengan motivasi’. tetapi siapapun akan paham bukan itu sesungguhnya maksud Beby Romeo.

Ahmad Dhani pun menimpali olok-olok itu dengan melibatkan (alm) ayah Boby. Secara implisit, Ia mau mengolok-olok bahwa ayah Boby bohong (tidak jujur) ketika mengatakan bahwa Ia mempunyai bakat menyanyi. Rossa juga ikut-ikutan. Terdengar kata “STRESS” yang keluar dari mulut Rossa ketika bertanya tentang ekspresi Ibu. Entah siapa yang dianggap stress oleh Rossa dan apa maksudnya. Semua itu terjadi sebelum Boby bernyanyi.

Keempat juri akhirnya membelalakkan mata setelah melihat kemampuan bernyanyi Boby. Laki-laki polos yang hanya tamatan SMA dan bekerja serabutan ini ternyata mempunyai bakat menyanyi dan ‘mengulik lagu’ yang luar biasa. Penampilannya memukau semua orang ketika membawakan lagu berjudul Mirasantika. Uniknya, lagu dangdut yang dipopulerkan oleh Wak Haji Rhoma Irama ini dinyanyikan dengan gaya super ngejazz. Rossa bahkan tertegun setelah tahu bahwa Boby sendiri yang mengaransemen ulang lagu ini.

Beby Romeo yang semula bermaksud meremehkan akhirnya kena batunya dan berbalik memuji kehebatan Boby bernyanyi. “Berarti saya percaya ya..kalau mendiang Bapakmu bener-bener menitiskan kata-kata terakhir ke kamu itu betul adanya (kalau Boby punya bakat menyanyi).” Begitu pengakuan dan pujian Beby. Tak hanya Beby, tiga juri lainnya pun memberikan pujian serupa.

Boby adalah gambaran segelintir orang dengan bakat unik dan luar biasa. Rasa-rasanya hanya orang dengan bakat bernyanyi dan kreatifitas tinggi saja yang mampu mewujudkannya. Terakhir kali saya melihat bakat seperti ini ada pada diri Sena Malsiana, kontestan X-Factor tahun lalu.

Dibalik kesuksesan X-factor sebagai salah satu tayangan favorit keluarga Indonesia, sebenarnya sangat disayangkan bila masih ada kesan ‘pelecehan’ kepada konstentan hanya dari penampilannya saja, apalagi justru dilakukan oleh para juri yang terhormat. Sesungguhnya kita tidak pernah tahu Factor-X seseorang bila hanya melihat dari tampilan luarnya saja. Pepatah mengatakan “Don’t judge a book by its cover”.

Begitulah Boby yang polos tetapi hebat. Akhirnya Boby melakukan sujud syukur setelah mendapat YES dari Rosa dan berlalu dengan tambahan tiga YES dari Juri lainnya.

Penasaran, Simak Video Berikut !

Foto – Dream.co.id

 

paper torn

Jengyuni.com adalah personal website yang dibangun dari โ€œketidaktahuanโ€ dan โ€œketerlambatanโ€ memasuki dunia digital. Di saat orang-orang sudah membuat startup yang menghasilan dollar bertumpuk-tumpuk,
jengyuni masih asik soscmed-an dan malah hanya membaca keberhasilan orang lain di portal-portal berita
melalui layar smartphone yang besarnya tak lebih dari 5 inc.