Mengedukasi Diri dengan Informasi Corona Terpercaya

Covid-19 itu nyata dan telah menyebabkan ketakutan dan kematian secara global. Penting bagi saya mendapatkan informasi corona terpercaya agar mendapat pemahaman yang komprehensif untuk mengatasi rasa takut dan cemas.

covid2
covid2

Suami meraih pundak lalu mendudukan saya di kursi kayu mencoba menenangkan. Tubuh saya masih bergetar karena tangisan. Saat itu pikiran terasa kacau balau. Mendadak saya menjadi sangat takut, panik dan cemas.  

Bagaimana tidak, pasca Presiden Joko Widodo membenarkan dua kasus pertama di Indonesia melalui televisi (2/3/2020), virus yang disebut oleh WHO sebagai Covid-19 (Corona Virus Desease 2019) ini hanya butuh waktu beberapa hari untuk masuk Jogja. 

Website Yogya Tanggap Covid-19 yang diinisiasi pemerintah propinsi DIY menginformasikan 1 (satu) orang di kecamatan Berbah, Sleman, telah dinyatakan positif terkena virus ini.

Walaupun identitas dan asal kampung dirahasiakan, namun wilayah Berbah ini berbatasan langsung dengan tempat tinggal saya di Kalasan.

bg covid2
image ilustrasi
kasus covid pertama di umumkan

Setelah kami konfirmasi ke RSUP Sardjito tentang kematian kasus positif di RSUP Sardjito adalah benar, laki laki berumur 58 tahun...

Berty Murtiningsih - Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19

Dalam waktu yang hampir bersamaan, di kecamatan Kalasan sendiri malah diinformasikan sudah ada 4 (empat) orang yang dinyatakan positif terjangkit virus yang konon berasal dari kelelawar ini.

Setelah beberapa hari, Selasa 24 Maret 2020 satu pasien positif corona akhirnya meninggal. Beliau adalah Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM). Meninggalnya beliau menjadi kasus kematian pertama di Jogja yang membuat saya semakin cemas.

covid2
covid2
covid2
img1
Menara-Pisa
bg black

Takut. Bagaimana Kalau Saya Tertular?

Saya akui, rasa takut dan cemas yang saya alami malah menyebabkan pikiran-pikiran buruk semakin menghantui. Bagaimana kalau saya tertular dan tidak sembuh? Bagaimana nasib anak-anak yang masih kecil, dan bla…bla…bla.  

Berkaca apa yang saya rasakan, saya bisa merasakan betapa takut dan panik masyarakat Wuhan saat virus ini mulai menyebar. Atau Amerika, Italy, Inggris dan Perancis yakni negara-negara dengan peringkat kematian tertinggi karena virus corona. 

Ya. Seperti melihat malaikat maut yang menampakkan rupa. Virus ini memang telah menebar ketakutan secara global dan menyebabkan begitu banyak kematian di seluruh penjuru dunia. Tak terkecuali di negara +62 ini.

Di Covid ini banyak konspirasi-konspirasi beredar, tetapi Covid ini jujur saja memakan korban jiwa banyak banget, dan itu jumlahnya enggak dikit, banyak ribuan.

dr. Tirta.

Di negara kita, virus ini terus menginfeksi puluhan ribu orang dalam waktu sekejap dan hingga saat ini mengakibatkan kematian hampir seribu orang. Itu pun belum ada indikasi akan berhenti.  

Lalu siapa yang tak takut?

Informasi Corona Kumparan Bantu Saya Atasi Cemas dan Takut

covid2
covid2

Saya masih beruntung karena suami terus memberi masukan-masukan sehingga saya tidak lose control yang mengarah pada psikosomatis. 

Mama harus realitis. Virus corona itu nyata dan mematikan. Yang penting itu bagaimana kita menghindarinya. Apalagi hingga kini belum ditemukan vaksinya” Kata Suami.

Saya memahami maksud suami. Ia berusaha menanamkan kesadaran pada diri saya agar berfikir secara logis dalam kondisi seperti ini. 

Mama harus tenang .Kalau terus-terusan takut, panik dan cemas justru itu berbahaya karena bisa menurunkan imunitas tubuh dan mudah terserang berbagai penyakit, termasuk terinfeksi virus Corona ini.” Sambung suami.

Betul kata suami. Saya pun pernah mendengar hal ini dari seorang psikolog. 

...marah, cemas, sedih dan tertekan menstimulir otak mengeluarkan hormon noradrenalin, hormon beracun yang melemahkan fisik, membuat cepat tua dan cepat mematikan syaraf.

Wiene Dewi - Himpunan Psikolog Indonesia

Tak hanya sekali, suami juga bilang agar saya tidak mudah percaya begitu saja dengan berita dan informasi yang beredar di jejaring sosial, group WA dan sumber lain yang tidak jelas asal-usulnya. Ini agar terhindar dari berita hoax yang menyesatkan pikiran.

Oleh suami saya disarankan mengedukasi diri dengan membaca informasi corona dari sumber yang bisa dipercaya untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang Covid-19 ini.

Nah, salah satu informasi corona terpercaya yang akhirnya menjadi referensi saya dan keluarga adalah yang di sediakan oleh Pusat Informasi Corana Kumparan.

Apa menariknya informasi corona Kumparan ini dan apa manfaatnya bagi saya?

3 (tiga) hal berikut ini diantaranya.

01

Bukan Aplikasi Atau Portal Baru.

Awalnya saya pikir Pusat Informasi Corona Kumparan ini adalah sebuah aplikasi android atau portal baru khusus corona, ternyata bukan. Ini adalah halaman khusus yang berisi kumpulan berita dan rujukan informasi seputar virus corona yang dipublish redaksi Kumparan dalam direktori KumparanNews. 

Oleh kerenanya untuk mengakses informasi dan berita di dalamnya, secara teknis saya hanya perlu menginstal launcher aplikasi Kumparan – Berita Indonesia Terkini di Google PlayStore. 

Launcher ini didevelop oleh PT. Dynamo Media Network, induk perusahan kumparan.com. Selain Google Play Store, launcer ini tersedia juga di App Store untuk pengguna Iphone. 

sc kumparan1

02

Paling Lengkap, Komprehensif dan Terpercaya

Sejak Covid-19, permasalahan yang saya hadapi adalah ketakutan dan kecemasan diri. Ini karena sepanjang hidup saya belum pernah mengalami kondisi tak normal seperti saat ini. 

Nah, informasi-informasi corona yang disajikan Kumparan ini membantu saya mengedukasi diri untuk mengatasi ketakutan dan kecemasan tersebut. Perlahan-lahan saya menjadi lebih tenang dan bisa berdamai dengan keadaan. 

Dan, tanpa meninggalkan kewaspadaan dan kehati-hatian, saya pun jadi lebih paham bagaimana harus bersikap dalam hidup di tengah pandemi.

Secara materi, informasi corona Kumparan ini menyediakan infomasi dan referensi yang lengkap dan saya butuhkan.

Dalam satu halaman, saya bisa melihat update data terkini secara real time perkembangan Covid-19 di 34 propinsi dalam bentuk grafik dan map. 

Dengan data ini, saya bisa melihat secara detail trend jumlah ODP, PDB, positif, pasien sembuh hingga yang meninggal secara valid dari semua propinsi di Indonesia.

 

peta
Device Slider
circle

Lebih dari sekedar peta sebaran Covid-19 di mana media online lain pun bayak yang menyajikan, pusat informasi corona Kumparan juga menyediakan informasi dalam bentuk artikel yang lengkap dan komprehensif dari sumber terpercaya.  

Artikel-artikel tersebut dikelompokan berdasarkan kategori yang memudahkan saya memahami apa pun tentang virus corona seperti definisi virus, langkah-langkah pencegahan diri dan keluarga, prosedur test dan pengobatan, pengumuman penting pemerintah, bagaimana tetap happy saat pandemi, hotline dan rujukan rumah sakit.

Bahkan, ketika doa menjadi salah satu kekuatan spiritual selama pandemi, Pusat Informasi Corona Kumparan pun menyediakannya. Begitu pula dengan ajakan untuk melakukan donasi membantu sesama dalam menghadapi pandemi yang belum tahu kapan akan berakhir ini.  

Dari artikel-artikel inilah akhirnya saya jadi paham bahwa virus corona dan Covid-19 yang secara umum selama ini dianggap sama oleh masyarakat ternyata berbeda. Covid-19 yang menjadi pandemi saat ini hanyalah salah satu jenis dari jenis virus corona. 

Begitu pula, akhirnya saya juga jadi paham bagaimana seseorang tertular virus ini, cara penularan virus, gejala-gejala yang muncul hingga prosedur test dan pengobatan bila seseorang tertular.   

Ada satu artikel yang menarik bagi saya adalah berjudul Gejala Corona atau Kecemasan Belaka? Bagaimana Membedakannya?

Kenapa?

Sehari sebelum Ramadan tubuh saya merasa tidak nyaman. Kepala mendadak pusing, perut mual dan suhu badan pun sedikit naik walaupun dalam batas normal. 

Walaupun tidak merasa sesak napas, tetap saja membuat saya kuwatir karena seminggu sebelumnya saya membeli popok anak di sebuah minimarket. 

Namun, hari ketiga tubuh saya terasa lebih baik setelah minum vitamin C dan cukup istirahat.

Nah, setelah membaca artikel yang dipublish 14 April 2020 itu saya menjadi tenang karena kondisi yang saya alami tersebut besar kemungkinan hanya karena rasa cemas, bukan karena tertular covid-19. 

Hingga saat ini, saya tidak mengalami gejala-gejala umum bila seseorang tertular virus mematikan ini dan bisa beraktivitas secara normal seperti biasanya. 

03

Simple, Lugas dan Mudah Dipahami

Hal menarik lain yang menjadikan informasi corona Kumparan ini akhirnya menjadi referensi saya sekeluarga adalah, semua informasi corona disajikan dalam bentuk artikel pendek dan di tulis dengan bahasa yang simpel, lugas dan mudah dipahami. 

Artinya, saya tidak membutuhkan waktu lama untuk mengkaji dan mendapatkan esensi dari setiap informasi yang disajikan. Apalagi sebagian besar artikel juga dilengkapi dengan infografis yang semakin memudahkan saya mengedukasi diri terkait corona. 

circle
circle
circle
infografis2

Ya. Bagi saya, membaca informasi corona terpercaya menjadi sebuah urgensi di tengah pandemi yang belum di ketahui kapan akan berhenti ini. Beruntung Kumparan menyediakannya. 

Hadirnya informasi ini menjadi tempat paling tepat bagi saya untuk mengedukasi diri tentang apa pun yang berkaitan dengan virus corona secara  praktis sehingga perlahan-lahan saya mampu mengalahkan takut dan cemas.

Melihat betapa bermanfaatnya informasi ini, saya bahkan merekomendasikan informasi corona Kumparan ini kepada keluarga besar saya di Brebes dan Kudus serta teman-teman arisan dan pengajian di kampung. 

Harapan saya, informasi corona Kumparan ini bisa menjadi panduan bagi keluarga besar saya bagaimana harus hidup dan beraktivitas di tengah pandemi yang dipredikasi akan lama ini. 

Ya. Disukai atau tidak, sepanjang vaksin belum ditemukan, kita memang harus hidup berdampingan dengan virus ini. Karena hidup tak boleh berhenti dan harus tetap bergerak maka tak ada pilihan lain selain mengalahkan rasa takut serta cemas dan hidup berdamai dengan virus corona ini.

Apalagi WHO sendiri bilang kalau hingga akhir 2021, vaksin Covid-19 dipastikan masih belum tersedia.

...sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan.

Presiden RI -Joko Widodo