preloder
idul Adha

Idul Adha kali ini beda dan luar biasa bagi saya. Selain kehangatan dan kebersamaan bersama suami dan anak-anak yang semakin tumbuh besar, Idul Adha tahun ini merupakan titik awal dari apa yang saya cita-citakan di waktu lalu. Ya, dengan mengharap berkah dan Ridlo Allah SWT, saya membuka sebuah binis kecil-kecilan keluarga dalam bidang distibusi bahan pokok, celuler dan advertising dalam satu atap.

Walaupun dengan modal awal yang sangat minimal, namun saya berani ‘nekat’ untuk mengawalinya. Kapan lagi kalau tidak menyegerakan diri, mumpung kebutuhan sekolah anak masih belum terlalu besar, begitu pikir kami. Lagian, bukankah sebuah bisnis membutuhkan waktu untuk exist, bukan ?

bisnis

Saya berharap bahwa bisnis ini berkembang dan menjadi pangkal bagi hadirnya bisnis lain yang lebih besar yakni minimarket (distributor), cafe dengan menu yang ditangguhkan, Tour & Traveling dan advertising. Lebih lanjut, dengan usaha ini saya dapat membuka lapangan kerja bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Atas ijin suami, saya sengaja memilih momen Idul Adha untuk mengawalinya karena berharap hikmah suri tauladan Nabi Ibrahim dan Ismail yang luar biasa dalam hal kesabaran menjalankan perintah Allah. Hikmah kesabaran oleh Allah pun dituangkan dalam firman-Nya dalam Al-Qur’an QS. AL-Baqarah [2] ayat 153 yang berbunyi

”Wahai orang-orang yang beriman jadikan lah sabar dan sholat sebagai penolong mu.”

Saya pun memaknai bahwa keberhasilan dalam setiap usaha adalah karena kesabaran serta melibatkan Allah didalamnya. Untuk itu sebagai hamba-Nya mutlak membutuhkan jembatan penghubung dengan Allah, yakni dengan sholat. Insya Allah dua perkara ini (Sabar dan Sholat) akan menjadi modal utama mendapatkan kemudahan dalam berusaha.

Semoga Allah memudahkan langkah ini. Amin.

paper torn

Jengyuni.com adalah personal website yang dibangun dari “ketidaktahuan” dan “keterlambatan” memasuki dunia digital. Di saat orang-orang sudah membuat startup yang menghasilan dollar bertumpuk-tumpuk,
jengyuni masih asik soscmed-an dan malah hanya membaca keberhasilan orang lain di portal-portal berita
melalui layar smartphone yang besarnya tak lebih dari 5 inc.