preloder
datsun

Sebelum dikenal sebagai produsen mobil LCGC (Low Cost Green Car) di Indonesia, Rusia dan India, Datsun sudah dikenal sebagai produsen berbagai merk mobil mulai yang murah hingga model sport handal di lintasan balap. Sejarah mencatat, cikal bakal Datsun adalah prototype DAT Car bernama DAT 31, tahun 1914.

Pemakaian nama Datsun itu sendiri dipakai pada produk mobil yang dibuat pada tahun 1931 oleh DAT Motorcar Co. yakni “Datson”. Pada tahun 1933, setelah Nissan Motor Co., Ltd. mengontrol DAT Motorcar Co., namanya kembali diganti menjadi “Datsun”. Selanjutnya Datsun menjadi merek kendaraan Nissan yang diekspor tahun 1958 sampai 1986.

datsun

Datsun sudah populer di Tanah Air. Era tahun 1970-an pasar mobil nasional sudah mengenal sedan 120Y dan pick up 620.

Keduanya adalah mobil merek Datsun yang populer kala itu . Sayangnya, di tahun 1981 merek Datsun dihapuskan setelah pihak prinsipal memilih merek Nissan sebagai brand global mereka.

Tahun 2012, Nissan mengumumkan bahwa mereka menghidupkan kembali merek ini untuk pasar Indonesia, Afrika Selatan, India dan Rusia. Mobil merk Datsun diluncurkan sebagai merek mobil murah Nissan.

Datsun mewakili keahlian perakit mobil Jepang yang telah teruji selama 80 tahun dan bagian penting dari DNA Nissan. Sebagai merk mobil murah, di Indonesia Datsun di bandrol dengan harga dibawah 100 juta.

Model yang pertama yang diperkenalkan di pasar nasional adalah Datsun Go Panca untuk mengisi segment jenis hatchback dan Datsun Go+ untuk segmen mobil MPV.

datsun

Banyak keunggulan yang ditawarkan Kendaraan murah Datsun yang mengusung mesin 1.200 cc dengan transmisi manual 5 percepatan ini. Tentu saja Datsun akan menjadi pesaing yang kuat bagi produk-produk LCGC lain di tanah air seperti Toyota Agya Daihatsu Ayla, Suzuki KArimun Wagon R dan Honda Brio.

paper torn

Jengyuni.com adalah personal website yang dibangun dari “ketidaktahuan” dan “keterlambatan” memasuki dunia digital. Di saat orang-orang sudah membuat startup yang menghasilan dollar bertumpuk-tumpuk,
jengyuni masih asik soscmed-an dan malah hanya membaca keberhasilan orang lain di portal-portal berita
melalui layar smartphone yang besarnya tak lebih dari 5 inc.