0%
Bersabar ya. Jengyuni lagi nyiapin teh, kopi, dan kacang rebus untukmu.

Fakta dan Mitos Rumah Dijual di Jakarta Utara Area Kelapa Gading

Belum TahuSudah Tahu

Saat ini, Kelapa Gading adalah primadona di dunia properti Jakarta Utara. Demand-nya selalu tinggi dengan supply yang terbatas, sehingga nilai rumah dijual di Jakarta Utara area Kelapa Gading ini terus terkerek naik.

Terdapat mitos yang banyak dipercaya orang mengenai tingginya harga properti di kawasan ini. Namun, ternyata tak cuma mitos, ada juga penjelasan rasional untuk tinggi harga properti kawasan ini yang selangit.

Untuk lebih jelasnya, simak artikel ini, ya!

Peta Kelapa Gading
Kepala Naga

Kepala Naga,
Rumah Dijual di Jakarta Utara Kelapa Gading Membawa Hoki

Mungkin selama ini anda bertanya-tanya mengapa rumah dijual di Jakarta Utara area Kelapa Gading selalu tinggi nilainya terlepas dari cap banjir yang sudah melekat. Ternyata, ini ada kaitannya dengan Kelapa Gading yang dikenal dengan istilah Kepala Naga.

Bagi masyarakat Tionghoa, kawasan Kepala Naga dipercaya sebagai wilayah yang membawa peruntungan bagi bisnis mereka. Dalam ilmu feng shui, Jakarta yang dilintasi oleh 13 sungai diketahui termasuk ke dalam elemen energi naga sungai.

Energi bumi sendiri dibagi menjadi tiga, yaitu naga gunung, naga sungai, dan naga dataran. Untuk kawasan Jakarta sendiri, naga dalam mitos tersebut merupakan roh air yang memiliki kekuatan untuk memberikan berkah karena menghasilkan hujan.

Kuasa dari roh Naga sungai ini mencakup kemakmuran dan kedamaian. Karena berkaitan dengan air, bahkan banjir yang sering melanda Kelapa Gading kadang dianggap sebagai berkah, bukan kesengsaraan.

Cara menentukan posisi kepala naganya adalah dengan melihat pertemuian muara sungai dengan lautan. Titik pertemuan antara sungai dan laut itulah yang disebut dengan kawasan Kepala Naga. Sehingga, sebenarnya, kepercyaan Kelapa Gading sebagai Kepala Naga merupakan sebuah kekeliruan.

Kelapa Gading merupakan Badan Naga, karena daerah tersebut hanya dilewati oleh badan Kali Sunter. Tapi, kepercayaan akan Kelapa Gading sebagai Kepala Naga sangatlah melekat di benak masyarakat Tionghoa yang lalu mendominasi persentase penduduk kawasan Kelapa Gading.

Mereka percaya, rumah dijual di Jakarta Utara area ini sangatlah besar nilainya karena membawa hoki. Tidak bisa dipungkiri, saat ini Kelapa Gading merupakan kawasan bisnis yang sanagat maju dengan perputaran uang yang sangat besar tiap tahunnya.

Di daerah Kelapa Gading, terdapat air yang mengalir di tengahnya. Air yang mengalir itu melambangkan rezeki yang terus datang. Selain itu, daerah yang memiliki bundaran dipercaya akan mendatangkan rejekinya bagus.

Rumah Dijual di Jakarta Utara Area Kelapa Gading

Bukan Hanya Mitos,
Kelapa Gading Menguntungkan Karena Lokasi Strategis

Meski kepercayaan kepala naga ini begitu kuat dipercayai, tentu saja ada penjelasan logis atas area Kelapa Gading yang sangat ramai dan menguntungkan. Sebagian orang menolak percaya tentang mitos Kepala Naga, dan beranggapan bahwa rumah dijual di Jakarta Utara Kelapa Gading memberi hoki karena letaknya yang sangat strategis.

Nyatanya, hampir di seluruh negara di dunia, kawasan yang berada di bagian utara dijadikan pusat bisnis oleh pemerintah. Hal ini karena berdekatan dengan pelabuhan atau bandara. Sehingga merupakan area bisnis yang sangat menjanjikan.

Posisi Kelapa Gading berada di utara Jakarta, tepatnya timur laut. Pada 1970-an, sebelum pengembang properti Summarecon Agung menyulap daerah itu, memang Kelapa Gading hanyalah rawa dan persawahan.

Tapi, kini daerah itu menjadi kawasan apartemen dan binis. Sejumlah pengembang, termasuk PT Agung Podomoro pun kini masuk ke kawasan ini.

Setelah banyak pengembang masuk, berdirilah sejumlah pusat bisnis, seperti Kelapa Gading Trade Center, Mall Artha Gading, dan Mall of Indonesia (MOI). Selain mall-mall besar, ratusan ruko berjajar di sepanjang jalan utama.

Daerah Kepala Naga dikatakan memiliki peruntungan yang baik sebagai tempat berbisnis, semua itu dapat dinalar dengan logika. Sederhananya, jika anda beli rumah dijual di Jakarta Utara dekat kantor bupati, pasti nilainya akan naik terus dari tahun ke tahun.

Mengapa? Infrastrukturnya juga pasti lengkap dan bagus. Selain itu, kenapa orang yang punya bisnis di wilayah Kepala Naga biasanya bisnisnya akan kuat? Karena tentu saja lokasinya aman. Sebab dimana ada kepala pemerintah, pasti penjagaan kemanannya lebih ketat ketimbang daerah lainnya.

Kelapa Gading

Langganan Banjir, Nilai Investasi Tetap Tinggi

Dunia properti mengenal daerah Kepala Naga sebagai wilayah yang mendatangkan keberuntungan bagi mereka yang berbisnis atau bertempat tinggal di sana. Meski kerap dikatakan hanya sekadar mitos, buktinya para investor di bidang properti tetap saja berminat memiliki aset properti di daerah Kepala Naga.

Kelapa Gading adalah kawasan langganan banjir. Normalnya, hal ini akan membuat harga rumah dijual di Jakarta Utara merosot turun. Namun, hal ini seakan tak berpengaruh untuk kawasan Kepala Naga yang satu ini. Bahkan, nilainya terus melonjak dan selalu jadi incaran para investor.

Saking bagusnya lokasi ini, label langganan banjir sudah tidak berarti lagi. Para pebisnis dan penduduknya enggan pindah karena berpikir banjir adalah hal yang sangat biasa. Hampir seluruh lokasi di Jakarta rawan banjir, sehingga kawasan ini tetap lebih baik dari kawasan lain.

Meski banjir tak pernah absen datang tiap tahun, pesona Kelapa Gading sebagai kawasan elite untuk bisnis maupun hunian tak pernah surut. Harga hunian dan ruko di kawasan ini sudah menyentuh miliaran rupiah dan terus mengalami kenaikan harga.

Pada triwulan II-2012 misalnya, Bank Indonesia melakukan survei harga properti di pasar sekunder atau rumah bekas. Terungkap berdasarkan wilayah kenaikan harga tanah tertinggi terjadi di wilayah Jakarta Utara yaitu 4,28% khususnya di wilayah Kelapa Gading hingga 7,44%.

Terbayang saat ini kenaikannya sudah setinggi apa? Sampai saat ini belum ada yang bisa menandingi Kelapa Gading sebagai pusat pertumbuhan baru di Jakarta Utara dengan skala itu. Hal ini juga tak lepas dari kelengkapan fasilitas kawasan Kelapa Gading yang sangat menentukan.

Kawasan yang memiliki fasilitas lengkap meski jadi langganan banjir, akan tetap menjadi pilihan konsumen dalam menentukan pilihan memiliki properti hingga memengaruhi harga properti.

Lokasi spesifik dan kelengkapan fasilitas sebuah kawasan memang menjadi penentu harga sebuah properti. Kelapa Gading memiliki kedua hal itu, sehingga banjir sebenarnya bukan masalah apa-apa.

Meski, dipercaya, tanpa banjir, harga rumah dijual di Jakarta Utara area Kelapa Gading akan jauh lebih tinggi lagi. Cap banjir yang menempel pada lokasi tersebut adalah hal yang membuat Kelapa Gading masih kalah dengan kawasan elit lainnya seperti Pondok Indah.

Berdasarkan zona nilai tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta, harga tanah di Kelapa Gading hanya dalam rentang Rp13-27 juta/meter persegi. Bandingkan dengan Pondok Indah yang dalam rentang Rp19-81 juta/meter persegi, atau Menteng yang cukup tinggi dalam rentang Rp26-42 juta per meter persegi.

Meski demikian, ditopang oleh mitos kepala naga yang banyak dipercayai orang, tentu Kelapa Gading tetap lebih diminati. Dikatakan, rumah dijual di Jakarta Utara area ini semakin sulit ditemui untuk tipe sekunder karena tidak ada orang yang mau menjual.

Jika tidak digencet keadaan, orang ogah untuk melepas propertinya karena percaya lokasi ini adalah jimat untuk keberuntungannya. Meski demikian, jika anda tertarik untuk mencari rumah dijual di Jakarta Utara area Kelapa Gading, anda bisa mencarinya di www.99.co/id.

Dijamin, anda akan menemukan rumah yang sesuai keinginan anda di sana!

Spread the love