preloder
bpjs

Semoga hanya saya yang mengalami bahwa betapa menjengkelkan mendaftar BPJS melalui fasilitas online yang beralamatkan di http://bpjs-kesehatan.go.id/.

Entah apa istilah yang tepat untuk menggambarkan aplikasi online yang diperkenalkan kepada khalayak sejak 1 Januari 2014 lalu ini.

Mungkin Overload, masih banyak Bug, pakai hosting murahan karena minimnya budget atau menggunakan IT KW3, entahlah ! 

Aplikasi online BPJS ternyata tidak mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang ingin mendaftar secara online. 

Sangat ironis bagi satu-satunya lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah dalam mengelola dana sosial dan kesehatan seluruh Rakyat Indonesia yang 252.124.458 Jiwa dengan jumlah pengakses internet mencapai 107 Jiwa, menurut MGDS. Bila dibandingan dengan dana yang (akan) terhimpun adalah trilyunan rupiah, maka tidak sebanding dengan layanan yang disuguhkan kepada masyarakat, dan ini terbukti pada faslitas onlinenya.

….dan pengalaman saya adalah, selalu saja muncul pesan Error, Not unique in ID space [Page kepesertaan]: winppk. saat mengisi formulir isian Fasilitas Kesehatan Tingkat I. Notifikasi ini memaksa saya mengulangnya berkali-kali. Walaupun demikian tetap saja tidak berhasil alias selalu gagal untuk melanjutkan ke menu selanjutnya. Terbuanglah waktu hampir 2 jam tanpa hasil.

Pantas saja beberapa hari lalu ketika mau mendaftar melalui BRI ditolak oleh petugas dengan alasan koneksi internet. Rupanya, walaupun menggunakan koneksi internet stabil juga tidak menjamin sama sekali keberhasilan mendaftar secara online.

bpjs

Saya hanya bisa menepuk jidat dan bilang Astaghfirullah dan mencoba bersabar. Apabila WNA yang mendaftar, bisa jadi akan mengumpat sejadi-jadinya FU*K BPJS atau Go To H*ll BPJS karena saking jengkelnya. Sekali lagi, ini dia salah satu gambaran realita layanan publik online di Indonesia yang sangat perlu mendapat perhatian ditengah fenomena Life in Hand.

Insya Allah, malam ini aku berdoa, semoga Tuhan Semesta Alam menuntun mereka-mereka yang bertanggung jawab atas pengelolaan program BPJS agar terbuka hatinya dan lebih maksimal dalam memberikan pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat.

Dan Satu lagi, sebagai BUMN, bukankah kesejahteraan pegawainya sudah dijamin oleh pemerintah dibandingkan dengan rakyat jelata seperti saya dan kebanyakan orang Indonesia lainnya, dimana harus kerja keras siang dan malam untuk tetap bisa survive.